The Tool Desk
Outbyte PC Repair FREEClear out junk files and repair common Windows errorsFree Scan →Outbyte Driver Updater FREEFix the driver behind crashes, sound loss and screen glitchesFind Drivers →Krisis subprime mortgage bermula dari meluasnya kredit perumahan berisiko tinggi di Amerika Serikat. Ketika harga rumah turun dan peminjam mulai gagal bayar, kerugian pada sekuritas berbasis hipotek mengguncang pendanaan lembaga keuangan dan membantu mengubah masalah perumahan menjadi krisis ekonomi global.
Apa itu krisis subprime mortgage?
“Subprime” merujuk pada pinjaman bagi peminjam yang dipandang memiliki risiko kredit tinggi. Ben S. Bernanke, saat menjabat Ketua Federal Reserve, mendefinisikannya dalam kesaksian di hadapan House Committee on Financial Services pada 20 September 2007: “Subprime mortgages are loans intended for borrowers who are perceived to have high credit risk.” Terjemahannya: hipotek subprime adalah pinjaman yang ditujukan bagi peminjam yang dipersepsikan memiliki risiko kredit tinggi.
Istilah tersebut tidak selalu dipakai dengan cara yang sama. Laporan akhir Financial Crisis Inquiry Commission (FCIC) mencatat perbedaan antara pinjaman yang diberi label subprime oleh originator dan pinjaman yang dikelompokkan berdasarkan skor kredit. Karena itu, angka jumlah pinjaman atau tingkat gagal bayar dari sumber berbeda tidak selalu mengukur kelompok yang persis sama.
Krisis ini bermula di pasar hipotek AS pada 2000-an, tetapi dampaknya meluas melalui sekuritas dan pendanaan yang dimiliki atau digunakan lembaga keuangan di berbagai negara. Jadi, krisis tersebut bukan sekadar kegagalan pembayaran rumah tangga: ia menjadi krisis sistem keuangan ketika kerugian sulit dinilai, kepercayaan investor merosot, dan pendanaan mengering.
What’s actually slowing this PC down?
Pick the symptom - the matching free tool is one click away.
#1 Best Overall
Bagaimana pinjaman rumah berubah menjadi risiko sistemik?
Perluasan kredit dan sekuritisasi
Perubahan penilaian kredit, perubahan regulasi, dan pertumbuhan pasar sekunder hipotek membantu memperluas pembiayaan perumahan. Dalam model originate-to-distribute, pemberi pinjaman menyalurkan hipotek lalu menjualnya kepada perantara atau sekuritisator. Pinjaman-pinjaman itu dikumpulkan, dan hak atas arus pembayaran dari peminjam dijual kepada investor sebagai sekuritas berbasis hipotek.
Model ini dapat menghubungkan tabungan investor dengan peminjam rumah dan memperluas sumber pembiayaan. Namun, ketika originator menjual pinjaman, ia tidak lagi menanggung seluruh risiko kreditnya sendiri. Risiko berpindah melalui rantai lembaga dan produk keuangan, sehingga kerugian bisa menyebar dan menjadi sulit dilacak.
Rank #2
Harga rumah turun, pembayaran menjadi masalah
Sejumlah hipotek berisiko tinggi memakai suku bunga yang dapat disesuaikan (adjustable rate mortgage atau ARM), kadang dengan tarif awal rendah yang kemudian dapat diikuti kenaikan pembayaran. Selama harga rumah naik, peminjam yang kesulitan membayar mungkin masih bisa menjual rumah atau membiayai ulang pinjaman. Ketika harga berhenti naik atau jatuh, kedua pilihan itu makin sulit, terutama jika nilai rumah tidak lagi cukup untuk menutup utang.
Tunggakan lalu meningkatkan kerugian pemberi pinjaman dan investor yang memegang sekuritas berbasis hipotek. Penyitaan menambah rumah ke pasar, menekan harga, dan dapat memperburuk posisi pemilik rumah lain di lingkungan yang sama. Dengan demikian, penurunan harga rumah dan meningkatnya gagal bayar saling memperkuat.
Crashes, No Sound, or Screen Glitches?
Random freezes, missing sound and display glitches usually trace back to one bad driver. Find and replace yours safely.Free scan · under a minutePC Slower Than It Used to Be?
A free scan shows the junk files, broken settings and background clutter dragging Windows down - then fixes them in one click.Free scan · Windows 10 & 11Rank #3
Dari kerugian hipotek ke tekanan pendanaan
Kerugian pada aset terkait hipotek menimbulkan pertanyaan tentang nilai sekuritas terstruktur dan tentang lembaga mana yang menanggung kerugian. Ketika investor tidak yakin dengan kualitas aset atau eksposur pihak lain, mereka dapat menghindari sekuritas terkait, menarik dana, atau meminta biaya pendanaan lebih tinggi. Lembaga yang bergantung pada pendanaan jangka pendek menjadi rentan jika pinjaman perlu diperpanjang tetapi pemberi dana mundur.
Federal Reserve dalam laporan tahunannya untuk 2007 mencatat bahwa pada paruh pertama tahun itu masalah terutama tampak di pasar subprime. Sekitar pertengahan tahun, kekhawatiran investor meluas ke produk kredit terstruktur dan aset berisiko secara lebih umum. Pengetatan pembiayaan kemudian dapat mengurangi pinjaman bagi rumah tangga dan perusahaan, sementara lemahnya permintaan perumahan dan penyitaan terus memberi tekanan pada harga.
Rank #4
Mengapa krisis terjadi? Pemicu dan kerentanan yang memperbesar dampak
Gagal bayar hipotek dan turunnya nilai rumah merupakan pemicu langsung, tetapi bukan penjelasan lengkap tentang skala krisis. Dalam kesaksiannya kepada Financial Crisis Inquiry Commission pada 2 September 2010, Bernanke menekankan perlunya membedakan pemicu dari kerentanan struktural yang menyebarkan dan memperbesar guncangan.
- Kualitas penyaluran pinjaman: lemahnya penilaian kemampuan membayar atau risiko kredit dapat membuat peminjam dan pemberi pinjaman lebih terpapar ketika kondisi perumahan berubah.
- Sekuritisasi dan keterkaitan pasar: pengemasan pinjaman menjadi sekuritas menyebarkan eksposur ke banyak investor dan lembaga, tetapi juga membuat penilaian kerugian lebih rumit.
- Pendanaan jangka pendek, modal, dan likuiditas: lembaga yang harus terus mendapatkan pendanaan dapat menghadapi tekanan berat ketika pasar meragukan nilai aset atau kemampuan mereka membayar.
- Pengawasan dan tata kelola risiko: kegagalan memahami atau membatasi risiko pada lembaga dan pasar terkait dapat membuat masalah awal membesar.
- Kondisi ekonomi dan kebijakan: kebijakan moneter, aliran modal, insentif pasar, dan kebijakan perumahan menjadi bagian dari perdebatan tentang faktor yang membentuk gelembung serta kerentanan.
FCIC menerbitkan kesimpulan mayoritas sekaligus dissent pada laporan akhirnya tahun 2011. Dissent memberi bobot lebih besar pada kebijakan perumahan pemerintah, sementara penjelasan lain menekankan gabungan kegagalan tata kelola risiko, underwriting, sekuritisasi, pengawasan, dan pendanaan. Perbedaan itu menunjukkan bahwa bobot relatif faktor penyebab diperdebatkan; tidak membenarkan kesimpulan bahwa satu kebijakan atau satu kelompok saja menyebabkan seluruh krisis.
Free tools Windows power users keep installed
One-click scans. No signup required.
Best Value
Kronologi krisis perumahan dan keuangan AS
| Periode | Peristiwa |
|---|---|
| 1990-an hingga pertengahan 2000-an | Kredit perumahan tumbuh dan sekuritisasi memudahkan hipotek disalurkan ke pasar modal, menurut kesaksian Bernanke tahun 2007. |
| 1998–2006 | Harga rumah rata-rata di Amerika Serikat meningkat lebih dari dua kali lipat, menurut Federal Reserve History. |
| 2006 | Aktivitas perumahan AS mencapai puncak dan konstruksi residensial mulai menurun. Tunggakan subprime ARM juga telah mulai meningkat. |
| 2007 | Kerugian pada aset terkait hipotek menekan pasar keuangan. New Century Financial mengajukan kebangkrutan pada April; pasar sekuritisasi subprime kemudian hampir berhenti. |
| Agustus 2007 | Tekanan muncul di pasar commercial paper berbasis aset dan pendanaan antarbank ketika investor mencemaskan eksposur terhadap hipotek subprime. |
| Musim semi 2008 | Bear Stearns diakuisisi JPMorgan Chase dengan bantuan Federal Reserve. |
| September 2008 | Lehman Brothers mengajukan kebangkrutan; Federal Reserve memberi dukungan kepada AIG pada hari berikutnya. |
| Desember 2007–Juni 2009 | Rentang resesi AS menurut kronologi Federal Reserve History. Ini adalah rentang resesi, bukan keseluruhan fase krisis subprime, yang kerap dibatasi sebagai 2007–2010. |
Seberapa besar penurunan rumah dan gagal bayar?
- Federal Reserve History mencatat harga rumah nasional AS turun lebih dari seperlima antara kuartal pertama 2007 dan kuartal kedua 2011.
- Dalam kesaksian Federal Reserve pada 20 September 2007, Bernanke menyatakan bahwa pada Juli 2007 hampir 15% pinjaman subprime adjustable-rate telah menunggak setidaknya 90 hari atau berada dalam penyitaan. Angka ini hanya mengacu pada subprime ARM, bukan seluruh hipotek.
- Bernanke juga menyebut sekitar 320.000 penyitaan dimulai pada masing-masing dari dua kuartal pertama 2007; lebih dari setengahnya menyangkut hipotek subprime.
Angka-angka itu menggambarkan ukuran yang berbeda: perubahan harga rumah nasional, status pembayaran subprime ARM, dan jumlah penyitaan yang dimulai. Angka tersebut tidak bisa dipertukarkan atau dijumlahkan sebagai satu ukuran kerugian. Total kerugian krisis juga bergantung pada aset yang dihitung, jangka waktu, metode pengukuran, dan atribusi, sehingga satu angka tunggal tanpa definisi dapat menyesatkan.
Apa dampaknya bagi rumah tangga dan perekonomian?
Bagi peminjam yang tidak mampu membayar, konsekuensinya dapat berupa hilangnya ekuitas rumah dan penyitaan. Jika banyak rumah disita pada saat yang sama, tambahan pasokan dapat menekan nilai properti sekitar, memperbesar kerugian pemilik rumah, dan menghambat pemulihan pasar perumahan.
Di luar sektor perumahan, penurunan pembangunan mengurangi kegiatan konstruksi. Turunnya nilai rumah menggerus kekayaan rumah tangga dan dapat menekan belanja konsumen. Sementara itu, lembaga keuangan yang menghadapi kerugian atau kesulitan pendanaan dapat mengurangi pinjaman, dan perusahaan dapat lebih sulit memperoleh dana dari pasar sekuritas. Mekanisme tersebut membantu krisis perumahan memperdalam resesi AS yang berlangsung dari Desember 2007 hingga Juni 2009.
Fannie Mae dan Freddie Mac mengalami kerugian besar dan ditempatkan dalam konservatori pemerintah federal pada 2008. Langkah penanganan yang lebih luas mencakup dukungan likuiditas, penurunan suku bunga kebijakan, upaya mendorong modifikasi atau pembiayaan ulang hipotek untuk mengurangi penyitaan, serta peningkatan kapasitas jaminan FHA. Respons tersebut ditujukan pada tekanan yang berbeda-beda; semuanya bukan satu program tunggal untuk mengganti kerugian peminjam.
Apa yang perlu dipahami dari krisis ini?
Krisis subprime memperlihatkan bagaimana masalah pembayaran pinjaman dapat berkembang menjadi guncangan yang jauh lebih luas jika pinjaman dikemas dan tersebar melalui pasar sekuritas, sementara lembaga keuangan bergantung pada pendanaan yang mudah ditarik. Penurunan harga rumah memicu dan memperberat kerugian; keterkaitan keuangan, ketidakpastian aset, dan kerentanan pendanaan membantu menyalurkannya ke pasar yang lebih luas. Laporan investigasi FCIC tahun 2011, The Financial Crisis Inquiry Report, menyajikan pemeriksaan lebih lengkap atas bukti dan perbedaan penafsiran mengenai penyebabnya.
Quick Recap
Product prices and availability are accurate as of the date/time indicated and are subject to change. Any price and availability information displayed on Amazon at the time of purchase will apply.




