Analisis kekuatan dan kelemahan perusahaan menilai faktor internal yang membantu atau menghambat kinerja—seperti kemampuan tim, keuangan, sumber daya, pemasaran, dan operasi. Dalam SWOT, temuan internal itu dipasangkan dengan peluang dan ancaman dari luar perusahaan. Agar analisis berguna, dasarkan setiap temuan pada bukti dan hubungkan hasilnya dengan keputusan serta tindakan yang dapat diukur.
Bagaimana cara menganalisis kekuatan dan kelemahan perusahaan?
Mulailah dengan keputusan yang perlu diambil, bukan dengan mengisi kotak SWOT secara otomatis. Analisis organisasi dapat mencakup kapabilitas, sumber daya, orang, keuangan, dan operasi; metode yang dipilih sebaiknya sesuai dengan pertanyaan dan data yang tersedia. Corporate Finance Institute (CFI) menjelaskan analisis strategis sebagai proses menilai informasi yang relevan, menentukan lingkungan internal dan eksternal, lalu memilih metode yang sesuai.
- Tentukan tujuan dan batasnya. Nyatakan keputusan yang hendak dibantu—misalnya pertumbuhan atau efisiensi—serta periode, unit bisnis, dan pembanding yang akan digunakan. Tanpa batas yang jelas, daftar faktor dapat melebar tanpa menjawab kebutuhan pengambil keputusan.
- Kumpulkan bukti internal. Tinjau kompetensi inti dan sumber daya, manajemen dan tenaga kerja, tujuan pemasaran, kondisi keuangan, perencanaan strategis, serta struktur dan operasi. CFI menyebut area-area tersebut sebagai bagian dari analisis organisasi. Catat indikator atau contoh yang mendukung setiap penilaian; kesukaan manajemen terhadap suatu kemampuan bukan bukti bahwa kemampuan itu menghasilkan nilai.
- Periksa faktor eksternal. Telusuri tren pasar, pesaing, perubahan teknologi, kondisi ekonomi, kebijakan, dan regulasi. Nilai peluang dan ancaman menurut kemungkinan serta dampaknya, dengan mempertimbangkan apakah perusahaan punya kemampuan untuk memanfaatkan peluang atau menghadapi ancaman.
- Rangkum dan prioritaskan. Pilih beberapa temuan yang paling berpengaruh, tulis bukti atau indikatornya, dan pisahkan fakta dari asumsi. Gunakan temuan tersebut untuk membandingkan alternatif strategi, memilih tindakan yang layak, lalu mengukur hasil dan meninjau ulang analisis ketika kondisi berubah.
- Tambahkan kerangka yang menjawab pertanyaan. Gunakan PEST untuk menata faktor politik, ekonomi, sosial, dan teknologi, atau Five Forces untuk memeriksa tekanan persaingan dalam industri. Kerangka ini dapat memberi konteks bagi SWOT, tetapi tidak menggantikan data spesifik perusahaan.
Apa contoh kekuatan dan kelemahan perusahaan?
Kekuatan dan kelemahan adalah faktor internal. Sebuah faktor layak disebut kekuatan bila ada bukti bahwa faktor itu mendukung hasil, pelanggan, atau keunggulan yang berarti; kelemahan perlu menjelaskan hambatan dan dampaknya, bukan sekadar memberi label.
Contoh kekuatan
- Kompetensi inti atau sumber daya penting yang membantu perusahaan memenuhi kebutuhan pelanggan.
- Kemampuan manajemen dan tenaga kerja yang mendukung pelaksanaan strategi.
- Operasi yang efisien atau kemampuan keuangan yang mendukung tujuan perusahaan.
- Keunggulan terhadap pesaing yang dapat ditunjukkan dengan bukti, bukan hanya klaim internal.
Contoh kelemahan
- Moral tenaga kerja yang rendah atau kepemimpinan yang buruk.
- Kondisi keuangan yang lemah.
- Teknologi usang.
- Fungsi atau proses yang tidak efisien.
Contoh kelemahan tersebut tercantum dalam panduan CFI tentang analisis organisasi. Dalam analisis perusahaan tertentu, jelaskan bagaimana kelemahan itu memengaruhi kinerja dan, jika diketahui, akar masalahnya.
Free tools Windows power users keep installed
One-click scans. No signup required.
#1 Best Overall
Apa perbedaan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam SWOT?
SWOT memisahkan faktor internal dari faktor eksternal. Kekuatan dan kelemahan berada di dalam perusahaan; peluang dan ancaman muncul dari lingkungan di luar perusahaan. Memisahkan keduanya membantu mencegah perusahaan memperlakukan tren pasar seolah-olah merupakan kemampuan internal.
| Kategori | Asal faktor | Pertanyaan untuk analisis |
|---|---|---|
| Kekuatan | Internal | Kemampuan atau sumber daya apa yang membantu kinerja atau memberi keunggulan yang terbukti? |
| Kelemahan | Internal | Hambatan apa yang mengurangi kinerja, dan apa dampak atau akar masalahnya? |
| Peluang | Eksternal | Perubahan atau celah apa yang mungkin dimanfaatkan, dan apakah perusahaan mampu meresponsnya? |
| Ancaman | Eksternal | Faktor luar apa yang dapat merugikan perusahaan, seberapa mungkin dan besar dampaknya? |
Tren pasar atau kemajuan teknologi dapat menjadi peluang bila perusahaan mampu menanggapinya. Persaingan atau regulasi dapat menjadi ancaman, tetapi dampaknya perlu dinilai dalam konteks perusahaan dan kondisi ekonomi. Definisi SWOT dan cara melengkapi analisis industri dibahas dalam panduan CFI tentang metode analisis industri.
Rank #2
Kapan SWOT perlu dilengkapi PEST atau Five Forces?
Gunakan kerangka berdasarkan jenis pertanyaan yang perlu dijawab. SWOT merangkum keadaan internal dan eksternal; PEST membedah lingkungan makro; Five Forces menilai struktur tekanan persaingan dalam industri. Ketiganya memberi sudut pandang berbeda dan tetap memerlukan data yang relevan bagi perusahaan.
| Kerangka | Fokus | Kegunaan |
|---|---|---|
| SWOT | Kekuatan dan kelemahan internal; peluang dan ancaman eksternal | Merangkum implikasi bagi perusahaan |
| PEST | Faktor politik, ekonomi, sosial, dan teknologi | Menata perubahan pada lingkungan makro |
| Porter’s Five Forces | Rivalitas, pendatang baru, daya tawar pemasok dan pembeli, serta substitusi | Menilai tekanan persaingan dalam industri |
CFI membandingkan metode analisis industri ini sebagai alat untuk pertanyaan yang berbeda, bukan pengganti bukti spesifik perusahaan.
Do these 3 things before closing this tab:
1Fix the driver behind crashes, sound loss and screen glitches2Clear out junk files and repair common Windows errors3Scan for outdated or missing drivers - takes under a minuteApa batasan analisis kekuatan dan kelemahan?
SWOT adalah ringkasan, bukan ramalan keberhasilan atau bukti bahwa strategi tertentu akan berhasil. Kualitasnya bergantung pada data, konteks, dan penilaian orang yang menyusunnya. CFI mencatat bahwa analisis industri dapat bersifat agak subjektif dan salah menafsirkan data dapat mendorong keputusan yang keliru.
- Dokumentasikan sumber untuk tiap temuan dan tandai asumsi yang belum terbukti.
- Bandingkan penilaian dengan bukti, pembanding yang relevan, dan perspektif lain di dalam perusahaan.
- Nilai kemungkinan serta dampak faktor eksternal, bukan hanya mencatat keberadaannya.
- Tinjau kembali analisis saat lingkungan bisnis atau kemampuan perusahaan berubah.
Contoh penerapan beberapa kerangka sekaligus terdapat dalam ISOfocus 134, terbitan ISO tahun 2019. Reliance Hexham, perusahaan industri di Inggris, menggunakan persyaratan standar sistem manajemen bersama panduan teknik seperti SWOT, PESTEL, dan analisis pihak berkepentingan untuk memperkuat perencanaan strategis. Contoh itu menunjukkan penggunaan beberapa pendekatan bersama, bukan bukti bahwa SWOT sendiri menjamin hasil tertentu.
Quick Recap
Best Value
Product prices and availability are accurate as of the date/time indicated and are subject to change. Any price and availability information displayed on Amazon at the time of purchase will apply.




