Alokasi kos tidak terobservasi adalah cara membebankan biaya tidak langsung kepada objek biaya ketika biaya itu tidak dapat ditelusuri langsung, atau hubungan sebab-akibatnya sulit diukur. Pilih dasar alokasi yang masuk akal terhadap aktivitas penyebab biaya; bila overhead berasal dari aktivitas berbeda, beberapa cost pool dan pemicu biaya—seperti dalam activity-based costing (ABC)—dapat memberi gambaran lebih baik daripada satu dasar umum.
Apa arti alokasi kos tidak terobservasi?
Istilah “Metode Alokasi Kos Tidak Terobservasi” muncul sebagai judul bagian dalam dokumen tugas mahasiswa. Sumber yang tersedia tidak memastikan bahwa frasa itu merupakan nama metode formal atau istilah baku. Secara operasional, istilah ini merujuk pada alokasi biaya yang sulit dihubungkan secara langsung dengan objek biaya.
Objek biaya adalah sesuatu yang ingin diketahui biayanya, misalnya produk, jasa, pesanan, proyek, aktivitas, atau divisi. Dalam modul berbahasa Indonesia, istilah “kos” digunakan; “biaya” lebih umum dipakai dalam penjelasan berikut.
Alokasi berbeda dari penelusuran langsung. Penelusuran langsung menggunakan bukti yang menghubungkan biaya dengan objek tertentu, sedangkan alokasi membagikan biaya tidak langsung menggunakan dasar pembebanan. Penelusuran pemicu berada di antara keduanya: biaya ditautkan melalui ukuran aktivitas yang berkaitan dengan pemakaiannya.
Quick wins for a faster PC:
Repair Windows errors before they cause bigger problemsFix Now →Fix the driver behind crashes, sound loss and screen glitchesFind Drivers →#1 Best Overall
Bagaimana memilih dasar alokasi?
Dasar alokasi sebaiknya mencerminkan pola konsumsi biaya, bukan dipilih semata-mata karena mudah dihitung. Untuk overhead yang cukup berkaitan dengan volume produksi, dasar tradisional dapat berupa jam tenaga kerja langsung, biaya tenaga kerja langsung, atau jam mesin. Pilihlah dasar yang paling masuk akal untuk kelompok biaya yang sedang dibebankan. OpenStax membahas pembebanan overhead tradisional dan cost driver sebagai ukuran aktivitas yang dapat membantu menjelaskan biaya.
Jika overhead dipengaruhi oleh aktivitas yang berbeda, satu dasar untuk semua biaya dapat menyamarkan perbedaan pemakaian antarproduk. ABC menangani hal ini dengan mengelompokkan biaya ke beberapa cost pool, lalu memilih pemicu yang sesuai dengan aktivitas tiap kelompok. Contohnya, jumlah inspeksi dapat menjadi pemicu biaya inspeksi; jumlah setup atau batch dapat menjadi pemicu biaya setup mesin. Pemicu yang tepat bergantung pada proses dan hubungan biaya-aktivitas yang diamati.
Rank #2
Langkah praktis mengalokasikan biaya tidak langsung
- Tentukan objek biaya. Nyatakan dengan jelas apakah yang dihitung adalah produk, pesanan, departemen, jasa, atau objek lain.
- Pisahkan biaya langsung dan tidak langsung. Hubungkan biaya langsung ke objek jika pencatatannya layak dan berguna. Jangan memilih alokasi hanya karena pencatatan langsung belum dilakukan.
- Kelompokkan biaya tidak langsung. Gabungkan biaya yang memiliki penyebab atau aktivitas serupa ke dalam kelompok yang dapat dianalisis bersama.
- Pilih pemicu yang berhubungan dengan tiap kelompok. Bergantung pada pool dan proses, ukuran yang mungkin relevan meliputi jam tenaga kerja, jam mesin, jumlah inspeksi, setup, atau penerimaan pesanan. Glosarium OpenStax mendefinisikan cost driver sebagai faktor yang menyebabkan perubahan biaya.
- Hitung tarif dan terapkan secara konsisten. Dalam pendekatan tradisional, tarif overhead yang ditentukan sebelumnya dihitung dengan membagi overhead taksiran dengan jumlah dasar aktivitas taksiran. Tarif itu kemudian dikalikan dengan penggunaan dasar oleh produk atau pekerjaan. Hasilnya adalah overhead yang dialokasikan, bukan pengamatan langsung atas biaya aktual setiap unit. OpenStax menjelaskan pendekatan tarif overhead ini dalam konteks pembebanan biaya.
- Tinjau kembali saat proses berubah. Perubahan proses produksi dapat mengubah hubungan antara aktivitas dan biaya. Periksa lagi apakah dasar yang digunakan masih mencerminkan konsumsi overhead.
Perbandingan cara membebankan biaya
| Pendekatan | Dasar pembebanan | Kapan berguna | Hal yang perlu diperiksa |
|---|---|---|---|
| Penelusuran langsung | Bukti biaya yang dapat ditautkan langsung ke objek | Biaya bahan langsung atau tenaga kerja yang dapat dicatat per produk atau pekerjaan | Apakah biaya dan manfaat pencatatan langsung sepadan |
| Alokasi tradisional | Satu dasar volume, seperti jam tenaga kerja atau jam mesin | Overhead cukup berkaitan dengan satu dasar utama | Apakah dasar tersebut benar-benar berhubungan dengan konsumsi overhead |
| ABC | Beberapa cost pool dan pemicu aktivitas | Produk atau pekerjaan memakai aktivitas overhead dengan pola berbeda | Kualitas data aktivitas, pemilihan pool, dan biaya pemeliharaan sistem |
Perbedaan ini penting saat memilih sistem biaya: makin beragam aktivitas yang dikonsumsi objek biaya, makin besar risiko bahwa satu dasar umum tidak menggambarkan pola pembebanan dengan baik. Namun ABC memerlukan data aktivitas dan pemilihan pemicu yang cermat; menambah banyak pool saja tidak menjamin hasil lebih tepat.
Independent reader supportYour contribution helps us test, update, and keep practical guides available for everyone.Kesalahan yang perlu dihindari
- Menganggap alokasi sebagai pengukuran langsung. Alokasi menghasilkan pembebanan berdasarkan dasar tertentu, bukan bukti bahwa setiap unit benar-benar mengonsumsi biaya sebesar hasil alokasi.
- Menggunakan satu dasar hanya karena tersedia. Dasar yang praktis tetapi tidak berhubungan dengan pola biaya dapat menghasilkan informasi biaya yang kurang mencerminkan konsumsi aktivitas.
- Menerapkan pemicu yang sama pada aktivitas berbeda. Inspeksi, setup, dan penggunaan mesin bisa memiliki penyebab biaya yang berlainan.
- Mengabaikan biaya dan manfaat pengumpulan data. Penelusuran langsung atau ABC membutuhkan pencatatan; pilih tingkat rincian yang berguna bagi keputusan manajemen.
OpenStax merangkum hubungan antara pemilihan pemicu dan mutu informasi biaya: “The more accurately a company can determine the cost drivers for its products, the more accurate the costing information will be, which in turn allows management to make better use of the cost data in making decisions.” (Bagian 6.2, Principles of Accounting, Volume 2: Managerial Accounting, diterbitkan 14 Februari 2019.)
Do these 3 things before closing this tab:
1Clear out junk files and repair common Windows errors2Fix the driver behind crashes, sound loss and screen glitches3Repair Windows errors before they cause bigger problemsQuick Recap
Best Value
Rank #3
- Used Book in Good Condition
Product prices and availability are accurate as of the date/time indicated and are subject to change. Any price and availability information displayed on Amazon at the time of purchase will apply.




