Klasifikasi surat berharga dan biaya produksi menjawab dua pertanyaan akuntansi yang berbeda. Dalam Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI), klasifikasi surat berharga yang diterbitkan bank ditentukan dari substansi kontraknya. Sementara itu, biaya produksi berkaitan dengan biaya untuk membawa persediaan ke kondisi dan lokasi siap digunakan. Surat berharga bukan komponen biaya produksi.
Bagaimana surat berharga yang diterbitkan bank diklasifikasikan?
PAPI membahas surat berharga terbitan dalam konteks perbankan. Bank menilai substansi perjanjian kontraktual untuk menentukan apakah instrumen tersebut merupakan kewajiban keuangan atau instrumen ekuitas. Dengan demikian, bentuk hukum atau nama instrumen saja tidak cukup untuk menetapkan klasifikasinya.
| # | Preview | Product | Price | |
|---|---|---|---|---|
| 1 |
|
Accounting 1: a QuickStudy Laminated Reference Guide (QuickStudy Business) | $8.34 | Buy on Amazon |
Untuk surat berharga terbitan yang merupakan kewajiban keuangan, PAPI menjelaskan dua kategori pengukuran: nilai wajar melalui laporan laba rugi dan biaya perolehan diamortisasi. Kategori ini tidak boleh dianggap sebagai daftar universal bagi seluruh penerbit atau seluruh jenis surat berharga. Lihat Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia, Bab IV: Surat Berharga.
Nilai wajar melalui laporan laba rugi
Menurut uraian PAPI, kategori ini mencakup instrumen yang diterbitkan untuk dibeli kembali dalam waktu dekat atau untuk memperoleh keuntungan jangka pendek. Opsi nilai wajar juga dapat digunakan apabila persyaratan terkait terpenuhi. Perlakuan perubahan nilai mengikuti kategori tersebut.
Free tools Windows power users keep installed
One-click scans. No signup required.
#1 Best Overall
Biaya perolehan diamortisasi
Instrumen kewajiban keuangan yang diterbitkan bank dan tidak masuk kategori nilai wajar dijelaskan dalam kategori biaya perolehan diamortisasi. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan langsung pada penerbitan dapat memengaruhi pengakuan awal. Pengukuran setelahnya menggunakan metode suku bunga efektif, sebagaimana dijelaskan PAPI.
Apa saja yang termasuk biaya produksi atau biaya persediaan?
Dalam SAK EMKM, persediaan dapat berupa barang untuk dijual dalam kegiatan normal, barang yang masih dalam proses produksi untuk kemudian dijual, atau bahan dan perlengkapan yang digunakan dalam produksi maupun pemberian jasa. Biaya perolehannya mencakup biaya pembelian, biaya konversi, serta biaya lain yang membawa persediaan ke kondisi dan lokasi siap digunakan.
SAK EMKM, Bab 9, merumuskan prinsipnya sebagai berikut: “Biaya perolehan persediaan mencakup seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lainnya yang terjadi untuk membawa persediaan ke kondisi dan lokasi siap digunakan.” Materi ini merujuk pada SAK EMKM Bab 9 Persediaan dan materi ilustrasinya.
Biaya pembelian
Dalam materi ilustrasi SAK EMKM, biaya bahan baku mencakup biaya pembelian dan angkut pembelian. Biaya ini berkaitan dengan memperoleh bahan yang akan digunakan dalam persediaan atau proses produksi.
Biaya konversi
Biaya konversi dalam ilustrasi tersebut mencakup tenaga kerja langsung dan overhead produksi. Overhead tetap dialokasikan berdasarkan kapasitas produksi normal, sedangkan overhead variabel dialokasikan berdasarkan penggunaan aktual fasilitas produksi.
Biaya lain yang membawa persediaan ke kondisi dan lokasi siap digunakan
Prinsipnya adalah memasukkan biaya lain yang diperlukan untuk membuat persediaan berada dalam kondisi dan lokasi siap digunakan. Materi yang dirujuk juga menyebut penggunaan rumus biaya rata-rata; penerapan metode dan rincian pengukuran perlu mengikuti kerangka akuntansi yang berlaku bagi entitas bersangkutan.
Independent reader supportYour contribution helps us test, update, and keep practical guides available for everyone.Mengapa kedua konsep ini tidak boleh dicampur?
Surat berharga yang diterbitkan bank adalah instrumen yang diklasifikasikan berdasarkan substansi kontraknya sebagai kewajiban keuangan atau instrumen ekuitas. Biaya produksi, sebaliknya, menelusuri pengeluaran untuk persediaan dan barang yang diproduksi. Keduanya memiliki objek dan tujuan pengukuran yang berbeda; klasifikasi surat berharga bukan unsur biaya produksi.
Rujukan yang digunakan juga memiliki lingkup berbeda: PAPI OJK membahas surat berharga dalam konteks bank, sedangkan materi IAI tentang SAK EMKM membahas persediaan untuk entitas yang memenuhi kerangka tersebut. IAI mencantumkan PSAK 202 Persediaan pada halaman daftar PSAK Umum, tetapi halaman daftar bukan teks lengkap standar. Daftar PSAK Umum IAI dapat membantu mengidentifikasi standar terkait.
Recommended Free Tools
Rujukan mana yang tepat untuk laporan tertentu?
Jangan menerapkan ringkasan ini secara otomatis kepada semua perusahaan atau periode laporan. Tentukan terlebih dahulu jenis entitas, apakah surat berharga dimiliki atau diterbitkan, serta kerangka akuntansi dan periode yang digunakan. Materi SAK EMKM yang dirujuk mencantumkan hak cipta 2016, sehingga kelayakan kerangka tersebut untuk entitas dan periode tertentu perlu dipastikan. Untuk isu instrumen keuangan di sektor lain, OJK juga pernah memuat kesimpulan diskusi isu implementasi PSAK 71 bagi perusahaan efek dari kelompok kerja tahun 2019; dokumen itu memberi konteks sektoral, bukan bukti bahwa seluruh penerapannya tetap sama saat ini: Kesimpulan Hasil Pembahasan Isu Implementasi PSAK 71 pada Perusahaan Efek.
Quick Recap
Product prices and availability are accurate as of the date/time indicated and are subject to change. Any price and availability information displayed on Amazon at the time of purchase will apply.




